Selasa, 15 Mei 2012

Leukimia

Gejala & Diagnosa Leukemia Leukemia/Kanker Darah

 

Gejala

Seperti semua sel-sel darah, sel-sel leukemia mengalir ke seluruh tubuh. Gejala leukemia tergantung pada jumlah sel-sel leukemia dan di mana sel-sel ini menumpuk dalam tubuh.

Orang-orang dengan leukemia kronis mungkin tidak memiliki gejala. Orang-orang dengan leukemia akut biasanya pergi ke dokter mereka karena mereka merasa sakit. Jika otak dipengaruhi, mereka mungkin sakit kepala, muntah, kebingungan, kehilangan kontrol otot, atau kejang. Leukemia juga dapat mempengaruhi bagian lain dari tubuh seperti saluran pencernaan, ginjal, paru-paru, jantung, ataupun testis.

Gejala umum dari leukemia kronis atau akut bisa meliputi:
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (di leher atau ketiak) yang biasanya tidak sakit
  • Demam atau berkeringat di malam hari
  • Sering infeksi
  • Merasa lemah atau lelah
  • Pendarahan dan mudah memar (gusi berdarah, bercak keunguan di kulit, atau bintik-bintik merah kecil di bawah kulit)
  • Pembengkakan atau rasa tidak nyaman di perut (karena hati/pancreas bengkak)
  • Berat badan turun drastic tanpa sebab jelas
  • Nyeri pada tulang atau sendi


Jika Anda menemukan gejala-gejala ini, pastikan segera berkonsultasi dengan dokter Anda agar dapat didiagnosa dan diobati sedini mungkin.

Diagnosa

Dokter kadang-kadang menemukan leukemia pada pemeriksaan darah rutin. Jika Anda memiliki gejala-gejala yang mengarah ke leukemia, Dokter Anda akan mencoba untuk mengetahui penyebabnya dan bertanya tentang riwayat kesehatan keluarga Anda.

Anda mungkin menjalani satu atau lebih dari tes berikut:
  • Pemeriksaan Fisik: Dokter akan memeriksa pembengkakan kelenjar getah bening, limpa, atau hati.
  • Pemeriksaan darah: Laboratorium akan melakukan hitung darah lengkap untuk memeriksa jumlah sel darah putih, sel darah merah, dan platelet. Leukemia menyebabkan jumlah sel darah putih sangat tinggi. Juga seringkali ditemukan rendahnya tingkat trombosit dan hemoglobin dalam sel darah merah.
  • Biopsi: Biopsi adalah satu-satunya cara pasti untuk mengetahui apakah sel-sel leukemia ada dalam sumsum tulang Anda. Hal ini memerlukan anestesi lokal untuk membantu mengurangi rasa sakit. Dokter akan mengambil beberapa sumsum tulang dari tulang pinggul atau tulang besar lainnya. Ada dua cara yang umum digunakan:
  • Aspirasi sumsum tulang: menggunakan jarum berongga tebal, yang diambil hanya sumsum tulang
  • biopsi sumsum tulang: menggunakan jarum berongga sangat tebal untuk mengangkat sepotong kecil tulang dan sumsum tulang.
Pemeriksaan Lainnya

Sitogenetik: Laboratorium akan meneliti kromosom dari sampel sel darah, sumsum tulang, atau kelenjar getah bening. Jika kromosom abnormal ditemukan, tes dapat menunjukkan jenis leukemia yang Anda miliki. Misalnya, orang dengan CML memiliki kromosom abnormal yang disebut kromosom Philadelphia.

Spinal Tap: Dokter Anda dapat mengambil beberapa cairan cerebrospinal (cairan yang mengisi ruang di dalam dan sekitar otak dan sumsum tulang belakang). Dokter menggunakan jarum panjang tipis untuk mengeluarkan cairan dari tulang punggung bagian bawah. Prosedur ini memakan waktu sekitar 30 menit dan dilakukan dengan anestesi lokal. Anda harus berbaring selama beberapa jam setelahnya, agar tidak pusing. Laboratorium akan memeriksa cairan untuk meneliti adanya sel-sel leukemia atau tanda-tanda lain dari masalah.
 



Contoh gambar kanker darah atau Leukimia :















Cara mengatasi kanker darah :

Cara mengobati kanker darah secara alami secara alami dengan xamthone plus
merupakan alternatif terbaik dan tanpa efek samping.xamthone plus
merupakan obat herbal dan alami yang dapat mengobati berbagai penyakit
terutama penyakit kanker darah xamthone plus merupakan suplemen minuman
alami generasi terbaru.minuman super antioksidan ini merupakan kombinasi
dari bahan bahan alami yang telah melalui proses penelitian
ilmiah.rasanya yang sensasional terdiri atas vitamin-vitamin nutrisi
tumbuh-tumbuhan xanthone senyawa antioksidan dan anti penuaan.

cara mengobati kanker darah secara alami dengan xamthone plus, mengapa demikian?

 

Xamthone
 
Plus terbuat dari ekstrak kulit manggis.semua bahan baku yang digunakan
xamthone plus telah melewati proses verifikasi yang ketat,akurat dan
sistematis .proses produkasi xamthone plus melibatkan para ahli dibidang
bioteknologi,buah-buahan tropois dan nutrisi.
Buah
manggis mengandung konsentrasi antioksidan yang tinggi, karbohidrat,
dan serat. selain itu juga, kaya akan  vitamins dan minerals. Karena
sifat ini, dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sistem kekebalan
tubuh, dan membantu tubuh untuk memerangi kekurangan dan penyakit
secara alami.
Sekarang mari kita kembali ke hubungan
antara manggis dengan kanker darah.Kedua telah dikaitkan untuk beberapa
waktu dan diyakini bahwa buah manggis dapat membantu menurunkan tingkat
gula darah. Menurut Dr Templeman, meskipun percobaan laboratorium uji
coba manusia tidak cukup atau belum ada, dia yakin dengan hasil klinis
bahwa xanthones (antioksidan ampuh yang ditemukan di pericarp kanker
darah tipe 2. Selain itu, Jerman memperlakukan neuropati perifer dengan
antioksidan, dan semua menuju untuk komplikasi penderita kanker darah
akibat kerusakan radikal bebas.  Oleh karena itu, masuk akal untuk
menyimpulkan bahwa kekuatan antioksidan manggis juga terlihat dalam
hasil yang telah dilaporkan.
menurut penelitian awal ini, manfaat
lain dari jus manggis menunjukkan bahwa xamthone  dapat melindungi
terhadap penyakit Alzheimer, penyakit jantung, dan banyak penyakit
lainnya. Bahkan beberapa dokter telah memberikan jus untuk pasien yang
menderita infeksi, demam, diare, eksim, dan nyeri tubuh secara umum.

sekilas tentang penyakit kanker darah

penyakit
kanker darah merupakan salah satu penyakit yang membahayakan juga jenis
penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh
sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam
tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah
putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah
merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian
kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Leukemia umumnya muncul pada diri
seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan
jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang
tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi
ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu
sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur
kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.Kanker darah bukan
penyakit menular maupun turunan, namun penyakit ini bisa kambuh lagi
walaupun pasien sudah dinyatakan sembuh oleh dokter.












Sumber:
www.cancerhelps.com

Kamis, 10 Mei 2012

Kisah Seorang Ibu

Ketika seorang Ibu yang menafkahi anak-anaknya sendirian, yang tak pernah kenal kata menyerah dan tegar tiap mendapat ujian dari sang maha penguasa. yap! Kali ini gua bakal posting tentang perjuangan seorang Ibu yang sangat KUAT. Yok kite simak :)


Berawal dari sebuah keluarga yang sangat harmonis, tentram, damai, akur, dan sangat rukun. Ningrum (sebut saja namanya begitu) seorang Ibu yang keras dan tidak kenal kata menyerah dalam hidup. Syahron (sebut saja namanya begitu) seorang Bapak yang pintar, namun tidak mau berusaha dalam bekerja dan kurang bertanggung jawab. Putri dan Azza (anak dari kedua orang tua itu) keduanya berbeda karakter namun yang pasti mereka sayang pada orang tuanya.

Tinggal satu rumah, menjalani hidup sebagai mana mestinya sebuah keluarga. Keluarga yang tentram, tenang, damai dan nyaman pastinya. Saling menyayangi satu sama lain, sampai suatu hari kejadian yang tidak diinginkan oleh setiap kelurga pun terjadi.

Keluarga mereka mulai dipenuhi dengan berantem, keributan tiap saat, sudah tak ada lagi kata-kata indah seperti dahulu! Azza dan Putri hanya bisa pasrah jika Ibu dan Bapak mereka harus berpisah, sedih memang tapi mau diapakan? Mereka cuma bisa berharap suatu saat orang tua mereka bisa bersatu kembali.

Tapi harapan itu tak bisa diwujudkan, karena kedua orang tua mereka sudah tidak cocok lagi. Azza dan Putri pun memilih tinggal bersama Ibu mereka, karena memang dari kecil mereka lebih dekat dengan Ibu mereka.

Memulai dari mengikuti orang yang mengontrak dikontrakan orang tua Ibu Ningrum, dia menafkahi kedua anaknya. Walau pun upah tiak seberapa, hinaan dari oarang-orang sekitar tentang dia, kesirika disekitar Ibu itu tetapi tidak pertnah ada kata MENYERAH yang keluar dari mulut Ibu Ningrum. Sampai akhirnya, usaha (Bubur Ayam) itu berpindah tangan ke tangan Ibu Nungrum. Senang pastinya, bisa mendapatkan uang lebih dari usaha yang di keluti. Yaaa, tapi labih melelahkan dari kerajaan kemarin tetapi tetap aku tidak pernah mendengar kata menyerah dari mulut Ibu itu. 

Putri pun sering membantu Ibunya tiap hari sabtu dan minggu kalau dia libur sekolah. Mana ada yang tega melihat Ibunya lelah sendirian apalagi umur sudah tidak muda lagi. Adiknya pun sama membantu Ibunya, mereka bersama mencari nafkah seHalal mungkin demi kelanjutan sekolah mereka nanti.

Sungguh bangga jika aku jadi anak dari Ibu itu. Umur  dan Status tidak menjadi halanagan untuk menafkahi kedua anaknya. Mudah-mudahan kisah tadi bisa jadi pelajaran kecil untuk kita semua. Hargai dan selalu hormati Orang tua kita walau bagaimana pun mereka. :):):):)








Create : Archia Ramadhanisa Putri